RSS

Dia tidak beri apa yang kita minta, tetapi beri apa yang kita perlukan.

25 Apr

Dah lama juga bos saya ulang cerita ini pada saya, baru hari ini saya teringat. Saya Google semula dan jumpa cerita nya. Saya copy paste di sini untuk perkongsian bersama.

Cerita ini agak panjang, tapi nasihat saya ambil la masa sedikit untuk baca. Pada sesiapa yang belum pernah baca, memang tak rugi kalau dibaca. Pengajarannya membuka mata saya bahawa selama ini cara doa saya adalah kurang betul.

Tuhan selalu punya jawaban atas doa seseorang. Jawaban doa itu bisa iya, bisa tidak, atau.. Tuhan punya rencana yang lebih baik untuk umat-Nya, seperti dalam kisah berikut ini.

Di sebuah pinggir kota, hidup seorang nenek yang hidup seorang diri. Untuk dapat menyambung hidup, nenek tersebut berjualan tempe setiap hari. Pada suatu hari, sang nenek terlambat memberi ragi, sehingga tempe tidak matang tepat pada waktunya. Saat daun pisang pembungkus tempe dibuka, kedelai-kedelai masih belum menyatu. Kedelai tersebut masih keras dan belum menjadi tempe.

Hati sang nenek mulai menangis. Apa yang harus dilakukan? Jika hari ini dia tidak bisa menjual tempe tersebut, maka dia tidak akan dapat uang untuk makan dan membeli bahan tempe untuk esok hari. Dengan air mata yang masih mengalir, sang nenek mengambil wudhu lalu salat Subuh di rumahnya yang sangat kecil dan memprihatinkan. 

“Ya Allah, tolong matangkan tempe-tempe itu. Hamba-Mu tidak tahu harus berbuat apalagi untuk menyambung hidup dengan cara yang halal. Hamba tidak ingin menyusahkan anak-anak hamba. Kabulkan doa hamba-Mu yang kecil ini ya Allah..” demikian doa sang nenek dengan linangan air mata.

Setelah selesai salat Subuh, sang nenek membuka daun pisang pembungkus tempe, tidak ada satupun yang matang. Keajaiban belum datang, doanya belum dikabulkan. Tetapi sang nenek percaya jika doanya akan terkabul, sehingga dia berangkat ke pasar saat matahari belum bersinar, mengejar rezeki dengan menjual tempe.

Sesampai di pasar, sang nenek kembali membuka pembungkus tempe. Masih belum matang. Tak apa, nenek tersebut terus menunggu hingga matahari bersinar terik. Satu persatu orang yang berbelanja berlalu lalang, tetapi tak ada satupun yang mau membeli tempe sang nenek. Matahari terus bergerak hingga para pedagang mulai pulang dan mendapat hasil dari berjualan.

Tempe dagangan penjual lain sudah banyak yang habis, tetapi tempe sang nenek tetap belum matang. Apakah Tuhan sedang marah padaku? Apakah Tuhan tidak menjawab doaku? Begitulah rintihan hati sang nenek, air matanya kembali mengalir. 

Tiba-tiba, ada seorang ibu yang menghampiri sang nenek. “Apakah tempe yang ibu jual sudah matang?” tanya sang pembeli.

Sang nenek menyeka air mata lalu menggeleng, “Belum, mungkin baru matang besok,” ujarnya.

“Alhamdulillah, kalau begitu saya beli semua tempe yang ibu jual. Daritadi saya mencari tempe yang belum matang, tetapi tidak ada yang menjual. Syukurlah ibu menjualnya,” ujar sang pembeli dengan suara lega.

“Kenapa ibu membeli tempe yang belum matang?” tanya sang nenek dengan heran. Semua orang selalu mencari tempe yang sudah matang.

“Anak laki-laki saya nanti malam berangkat ke Belanda, dia ingin membawa tempe untuk oleh-oleh karena di sana susah mendapat tempe. Kalau tempe ini belum matang, maka matangnya pas saat anak saya sampai ke Belanda,” ujar sang ibu dengan wajah berbinar.

Inilah jawaban atas doa sang nenek. Tempe-tempe itu tidak langsung matang dengan keajaiban, tetapi dengan jalan lain yang tidak dikira-kira. Ingatlah sahabat, Tuhan selalu punya jawaban terbaik untuk doa umat-Nya. Kadang sebuah doa tak langsung mendapat jawaban. Kadang doa seseorang tidak dijawab dengan ‘iya’ karena Tuhan selalu punya rencana terbaik untuk hamba-Nya.

 

Allah itu Maha Besar. Yakin la dengan Dia!

“Aku redha Allah sebagai tuhan, Islam sebagai agama dan Muhammad SAW sebagai nabi.”

Salam Jumaat semua. Jangan lupa selawat selalu. 🙂

Advertisements
 
28 Comments

Posted by on 25/04/2014 in Categorized

 

28 responses to “Dia tidak beri apa yang kita minta, tetapi beri apa yang kita perlukan.

  1. alis

    25/04/2014 at 9:30 am

    salam jumaat cikta..

    haah, cerita nenek ni penah baca, dari fb ada, dari blog pon ada.

    nak atau tidak je kita amek pengajaran dari setiap cerita yg ada.

    p/s: namanya manusia, kadang2 dah tahu tak boleh dapat, gigih jugak nak, degil, bila Allah tu beri, nah, rasakan, nak sangat kan? takpe, hujung2 apa yg kita dapat, kalau gagal untuk memilikinya pun, sekurang2nya kita dapat pengajaran-kenapa kita tak boleh dapat apa yg kita nak. Allah Maha Adil, Maha Pemurah #notauntukdirisendiri

     
    • t.a.t.a

      25/04/2014 at 9:41 am

      Lis, orang macam tu bagi aku adalah orang yang jenis tak dapat nak terima hakikat. Dia terlalu yakin dan taksub yang dia mesti dapat apa yang dia nak. Tidak boleh tidak! Bila tak dapat dia akan blame Allah sebab tak sayang dia dengan kabulkan doa dia. Itu juga bongkak namanya.

       
  2. Lizzie

    25/04/2014 at 10:06 am

    Allah, kaburkan doa dengan cara berbeza.

     
    • t.a.t.a

      28/04/2014 at 9:35 am

      Kabur or kabul? I assume kabul la. Hehe.

       
  3. ujie

    25/04/2014 at 10:24 am

    1st time tau kisah ni. Bagus! Yang kita mintak blm tentu yg terbaik, sedangkan Allah bagi yg terbaik utk kita.

    *tata..kue wong jowo yo?

     
    • t.a.t.a

      25/04/2014 at 11:20 am

      Iyok kak. Jowo.

       
  4. Petak Bunga

    25/04/2014 at 10:39 am

    kdg kita langsung tak sedar sebenarnya allah sentiasa menolong aku.

    masa aku kecil, aku sgt susah. ma aku ibu tunggal, aku selalu rasa aku tak ada apa2 berbanding org lain sebaya aku.
    bila aku dewasa ni..aku sedar..aku sebenarnya tak pernah susah. aku tak pernah susah….lamabt aku sedar. kami tak pernah lapar, aku tak pernah tak ada baju..semua kehendak aku dapat. ya..allah apa lagi aku mahu..

     
  5. zonAku

    25/04/2014 at 10:57 am

    ingat mengingati juga penting….. thanks sebab share kisah ni….
    kadangkala kita hambaNya ini selalu lupa….
    🙂

     
  6. hijrah

    25/04/2014 at 12:29 pm

    Setiap kali baca cerita ini mesti rasa sebak.
    Suka flashback apa yang telah terjadi dalam hidup sehari2, kekadang kita sendiri akan nampak kebaikannya dikendian hari, syukur
    -Sesungguhnya jika kita disuruh untuk menulis skrip hidup kita sendiri, takan kita mampu, kerana future itu bukan milik kita, ilmu yg amat terbatas, mustahil dan selamanya mustahil

     
  7. koel ct

    25/04/2014 at 12:30 pm

    like.
    tp kita selalu salah berdoa dgn memberitahu Dia apa yg patut Dia buat sedangkan kita patut minta Dia yang beritahu apa yang kita patut buat.

     
  8. Aziela

    25/04/2014 at 12:59 pm

    Sebab tu, akak takut nak mohon specific. Kita mohon lah dengan Allah, tapi akak tetap pulangkan segalanya. Kita tak nampak masa depan. Kita mohon agar allah beri yang terbaik untuk kita dalam sesuatu urusan. Contoh dalam hidup akak, kami sekeluarga tidak tinggal sebumbung. Mohon, tapi belum dimakbulkan. Pasti ada sebabnya… Bersangka baik dengan Allah…pergantungan kita hanya dengan Allah….

    Psst : Ta, memang la trailer story ni slow sikit kat akak..hahahhahaha. Tapi Insya Allah, minggu ni nak habiskan juga. Dok masuk mimpi dah ni. Tom Cruise dok marah apsal abandon dia…hahahahaha

     
  9. Tihara_HT (@TiharaSM)

    25/04/2014 at 2:01 pm

    akak pernah baca artikel ni dalam fb dulu
    memang menyentuh hati,
    bersangka baik dengan Allah,
    insha Allah Dia akan beri yang terbaik buat kita

    nice sharing 🙂

     
  10. elly nadyra

    25/04/2014 at 2:10 pm

    kena selalu pikir positif
    Allah tu sebenarnya bantu, tapi kita je tak pasan kadang2
    sebab bantuan tu dtg bukan dengan cara yang kita nampak, kita tau, dan kita perasan

     
  11. Zakie Purvit

    25/04/2014 at 2:48 pm

    Ye kisah ini banyak yg jadikan sebagai motivasi.
    Sebab Allah sentiasa membantu mereka yg rajin berusaha.

     
  12. Cik Nur

    25/04/2014 at 3:14 pm

    Allah Maha Besar…

    perkara yg selalu kita lupa bila sesuatu yg kita pinta tidak dimakbulkan.
    sedangkan Allah maha mengetahu apa yg terbaik buat kita…
    moga kisah ini dapat jadikan teladan buat kita…
    insyaAllah..

    Nice sharing tata.. 🙂

     
  13. Hazmin Hamudin

    25/04/2014 at 3:56 pm

    Lebih kurang maksud yang nak disampaikan dalam entri bro JR walaupun cerita yang berbeza.

     
    • t.a.t.a

      28/04/2014 at 9:35 am

      Haah. Aku dah baca dah.

       
  14. sylarius

    25/04/2014 at 4:29 pm

    Hidup ini indah dan penuh dengan segala kemungkinan yang tidak pernah kita sangka-sangka 🙂

    Life must go on.

     
  15. Tukg Padam Papan Putih Cute

    25/04/2014 at 4:39 pm

    Semoga hari ini baik2 dan berkat hendaknya.. pernah baca juga kisah yang lebih kurg sama pasal seorang doktor bedah dan nenek tua..

     
  16. kniedaz

    25/04/2014 at 7:48 pm

    aku pernah baca cerita ni…dan hari ni aku pun tersedar, betul la…bila Dia tidak makbulkan doa kita, bukan bermaksud Dia lupakan kita tapi Dia ada plan lain untuk kita..thanks for sharing

     
  17. ishy77

    25/04/2014 at 9:54 pm

    ta. Tak pernah baca. Tp ya. Bagus sekali ceritanya.

     
  18. gadisBunga

    26/04/2014 at 1:50 pm

    cerita ko ni mengajak aku merenung hidup aku sendiri. aku pun percaya yang Allah beri apa yang aku perlu walau aku minta yang lain kerana aku fikir itu yang aku perlu…

    🙂

     
  19. 4feet8

    28/04/2014 at 8:09 am

    aku pernah baca kisah ni dulu.
    Don’t lose hope if something that you earnestly work and pray for is delayed because Allah will grant your prayers according to what He knows is best for you, not according to what you merely want and depending on the time he has determined, not on the time you’ve specified.

     
    • t.a.t.a

      28/04/2014 at 9:38 am

      Ha, sebab tu aku juga percaya pada kata² “Bila kita sudah berdoa, tapi Allah belum kabul kan doa kita, percaya la, Dia Lebih Mengetahui.”

       
  20. okje

    28/04/2014 at 10:21 am

    Macam pernah terbaca tapi macam biasalah memanjang asyik lupa hehe….
    Allahu AKbar….. setiap perancangan Allah itu ada hikmah yg tersendirikan Tata… sweetnya Allah…moga keyakinan dan iktikad kita tidak akan ditarik olehNya…

     
  21. Rai Ourkizuna

    28/04/2014 at 3:36 pm

    betul tu.. sejak dah bertambah usia (ehem ehem) aku pun dah semakin terbuka menerima ujian.. kalau dulu selalu ada mcm kenapa kenapa..sekarang aku sentiasa positif dan bersangka baik dengan Allah.. amazingly.. semua tu buatkan aku jadi lebih tenang bila ada ujian.. tapi ada la sesekali tu rasa macam tak cukup kuat bila kena uji.. contoh terdekat kes miso..huhu

     
  22. cikkakiketawe

    07/05/2014 at 2:23 pm

    tetibe sadis pulak…terasa kena di batang dahi… uhuk2… tersedak den…

     

Want to say something?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: